Senin, 21 September 2015

Aturan sederhana tentang Kebahagiaan

Setiap masalah yang menimpa kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah lebih maju.   Kita dapat keluar dari kesulitan kehidupan yang terdalam dengan terus berjuang. 
Jangan pernah menyerah! 
Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan:
  •         Bebaskan dirimu dari kebencian
  •         Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
  •         Hiduplah sederhana
  •         Berilah lebih banyak
  •         Tersenyumlah
  •     Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum

video Peredaran Darah Manusia


ppt.Pesawat Sederhana kls 5 SD

Peta Indonesia, Asia, Eropa, dan Dunia





RPP Pengolahan Data kls 6 SD

ppt.Pengolahan Data kls 6 SD

Rabu, 16 September 2015

Sopan Santun dan Kerendahan Hati Rasulullah Saw



Sopan Santun dan Kerendahan Hati Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam

          Rasulullah saw adalah orang yang paling sayang dan hormat kepada para sahabatnya, memberi tempat lapang kepada mereka jika kesempitan, memulai salam kepada orang yang dijumpai, dan jika berjabat tangan dengan seseorang tidak pernah melepaskan sebelum orang tersebut melepaskannya tangannya.
            Beliau adalah orang yang paling rendah hati, jika berada bersama suatu kaum dalam majlis selalu duduk bersama mereka dan tidak berdiri sebelum majlis selesai.  Setiap yang duduk bersama beliau diberi haknya masing-masing sehingga tidak seorang pun yang merasa bahwa orang lain lebih mulia daripada dirinya di hadapan Rasulullah saw.
Jika seseorang duduk di dekatnya, beliau tidak berdiri sebelum orang tersebut berdiri kecuali jika ada urusan yang mendadak maka beliau meminta izin kepadanya.
          Rasulullah saw benci kepada orang yang berdiri menghormatinya. (* )   dari Anas ra berkata, " Tak seorang pun yang mereka cintai lebih dari cinta mereka kepada Rasulullah saw, tapi jika mereka melihat Rasulullah saw mereka tidak berdiri untuk menghormatinya karena beliau membenci hal yang demikian. (HR. Ahmad Dan Tirmadzi).
          Rasulullah saw tidak menghadapi seseorang dengan sesuatu yang tidak diseganinya, mengunjungi orang sakit dan mencintai orang –orang miskin, bersahabat dan menyaksikan jenazah mereka, tidak menghina orang fakir karena kefakirannya, tidak takut kepada raja karena kedudukannya, dan membesarkan nikmat meskipun sedikit, maka beliau tidak pernah sekalipun mencela makanan, jika beliau suka dengan makanan tersebut maka beliau makan, tapi jika tidak maka beliau tinggalkan tanpa mencelanya, beliau makan dan minum dengan tangan kanannya setelah membaca basmalah ( bismillah ) pada permulaannya dan mengucapkan hamdalah ( alhamdulillah )  pada akhirnya.                 
         Beliau menyenangi hal-hal yang baik dan tidak suka kepada hal-hal yang tidak baik seperti bawang putih dan bawang merah atau yang serupa dengannya, beliau haji sambil mengatakan :
Ya Allah, ini adalah benar-benar haji yang tidak ada riya' dan tidak mencari popularitas di dalamnya. (HR. Maqdisy).
           Beliau juga tidak berbeda dengan paras sahabatnya dalam pakaian dan tempat duduk, sehingga pernah seorang arab badui datang sambil berkata : " Mana di antara kamu yang bernama Muhammad ? ", Pakaian yang paling disenangi adalah qamis ( baju panjang sampai setengah betisnya), tidak berlebih-lebihan dalam makan atau pakaian, memakai peci, serban dan cincin perak pada jari kelingking kanannya serta mempunyai jenggot yang lebat.
(*) Diperbolehkan bagi tuan rumah untuk berdiri dalam menyambut tamu karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah melakukan hal itu, dan boleh juga ikut menyongsong orang yang baru datang untuk merangkulnya.

Selasa, 15 September 2015

Inspirasi 1 "Kebahagiaan"

Orang yang bahagia itu menyediakan waktu untuk:

  • Membaca karena membaca itu sumber hikmah
  • Tertawa karena tertawa itu musiknya jiwa
  • Berfikir karena berfikir itu pokok kemajuan
  • Beramal karena beramal itu pembersihan diri
  • Berdoa karena berdoa itu lentera jalan kehidupan
  • Bersenda karena bersenda itu akan membuat muda selalu
  • Beribadah karena beribadah itu sumber dari segala ketenangan jiwa

Cerita Motivasi "Kejujuran"

KEJUJURAN ITU PENTING


                  Sebuah perusahaan telekomunikasi ternama sedang mencari satu tenaga teknis untuk menangani salah satu departemen dari perusahaan tersebut. Banyak pelamar pekerjaan yang datang untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut. Mereka harus mengisi formulir pendaftaran, kemudian menjalani ujian tertulis dan psikotest.
             Namun setelah semua ujian tertulis dan prosedur formal untuk calon pekerja selesai, semua pelamar diberi pekerjaan rumah, setiap orang diberi semangkok bibit kacang hijau untuk disemayamkan. Dan setelah jangka waktu yang diberikan setiap orang harus membawa pulang bibit kacang hijau yang telah tumbuh segar ke perusahaan tersebut. Siapa yang berhasil merawat kacang yang tumbuh paling segar akan memperoleh posisi pekerjaan yang dikejar banyak orang karena memberikan jaminan gaji yang tinggi tersebut.
         Setelah jangka waktu yang diberikan itu para peserta ujian kembali lagi ke perusahaan sambil membawa bibit kacang hijau yang telah bertumbuh segar menghijau. Setiap orang memamerkan hasil usaha mereka dan dalam hati berharap bahwa ia akan memperoleh posisi yang bagus tersebut. Nampak seketika bahwa team penilai akan sulit memutuskan siapa yang jadi pemenangnya karena semua membawa bibit kacang yang telah bertumbuh itu sama bagus dan sama segarnya.
          Setelah didata ternyata satu orang tidak muncul di tengah para peserta. Sang manager perusahaan lalu menelpon pelamar yang tak hadir itu dan menanyakan alasan ketidak-hadirannya. Orang tersebut dengan penuh penyesalan serta rasa bersalah memberikan alasan ketidak-hadirannya saat ini. Ia mengatakan bahwa bibit yang diberikan itu hingga saat ini belum bertumbuh pada hal ia sudah berusaha memberi pupuk, memberi air yang cukup. Semua persyaratan yang dibutuhkan agar bibit kacang hijau bertumbuh subur telah dipenuhinya, namun anehnya, bibit tersebut seakan berkepala keras tak mau bertumbuh. "Aku berpikir bahwa aku pasti gagal untuk memperoleh posisi dalam perusahaan telekomunikasi ini. Karena itu saya memutuskan untuk tidak datang hari ini ke perusahaan bapa." Dan justru di saat ketika orang itu akan meletakan gagang teleponnya, sang manager memberikan kata-kata yang sungguh di luar dugaannya: "Engkaulah satu-satunya yang diterima perusahaan kami. Luar biasa!". Orang itu heran dan kaget tak percaya.
           Sesungguhnya, bibit kacang hijau yang dibagikan kepada para peserta tersebut adalah bibit yang telah diproses sehingga tak bisa bertumbuh lagi. Perusahaan akan dengan mudah mengetahui peserta mana yang jujur. Dan ternyata hanya seorang yang yang tak mampu membawa bibit kacang yang telah tumbuh. Dan dialah orang yang dipilih itu. "Inilah prinsip kami, nilai moral dalam pekerjaan lebih ditinggikan ketimbang keberhasilan dalam bekerja." Demikian sang manajer menjelaskan.
Beri perhatian lebih pada karakter dari pada reputasi, karena karakter adalah diri sebenarnya, sementara reputasi hanya anggapan orang tentang Anda.

Kejujuran adalah hal yang penting dalam segala hal. Meski sulit mencari kejujuran dan orang yang jujur, namun kejujuran masih memiliki banyak manfaat dalam segala bidang termasuk dalam pekerjaan.

Mendidik Anak Mengendalikan Diri















Kaligrafi